Survei: Pria Malu Berperut Buncit
Gemuk tak hanya menjadi momok wanita. Kelebihan lemak tubuh ini rupanya juga menghantui sejumlah pria. Bedanya, pria cenderung lebih malu mengutarakan niat untuk melangsingkan tubuh, terutama di hadapan wanita pujaan.
Survei International Chair on Cardiometabolic Risk (ICCR) terhadap 2.000 orang dewasa menemukan bahwa 31 persen pria takut melihat reaksi pasangan ketika mendiskusikan topik lemak tubuh, seperti perut buncit. Sementara wanita, hanya 10 persen yang malu membicarakan kelebihan berat badan dengan pasangannya.
Persentase berubah saat mereka diminta membahas soal berat badan berlebih dengan teman sesama jenis. Hanya delapan persen pria yang enggan membicarakan soal berat badan dengan teman sesama jenis. Sementara wanita yang kehilangan percaya diri membicarakan berat tubuh dengan teman sesama jenis mencapai 23 persen.
Weleh! Shisa Lebih Berbahaya Dari Rokok
Sebagian orang sering beranggapan bahwa menghisap shisa lebih aman ketimbang rokok. Namun kenyataan sebuah studi menunjukkan bahwa Shisha 400 kali lebih bahaya dari rokok. Benarkah ?
Kegiatan menghirup bau-bauan yang menyenangkan itu ternyata tidak semenyenangkan faktanya. Para peneliti menyebutkan bahwa shisha ternyata sangat berbahaya, bahkan lebih berbahaya daripada rokok.
Shisha adalah kegiatan menghirup aroma buah-buahan dan tembakau yang dibakar, lalu uapnya dialirkan melalui pipa atau bejana dan dihirup oleh hidung melalui selang.
Kegiatan yang berasal dari negeri-negeri di jazirah Arab itu sudah lama dikenal dan banyak dilakukan orang karena bisa menenangkan sekaligus menyenangkan.
Kenali Gejala Serangan Jantung Pada Wanita
Risiko penyakit jantung pada pria dan wanita memang sama. Namun dalam hal gejala, berbeda. Gejala serangan jantung yang umum, berupa terasa sesak napas seperti ditindih beban berat, cenderung sering terjadi pada pria dibandingkan wanita.
“Faktanya, 43 persen wanita yang mengalami masalah jantung koroner tak mengalami gejala nyeri dada sama sekali,” kata Marianne Legato, Kepala Partnership for Gender-Specific Medicine di Columbia University, yang dikutip dari laman Prevention.
Gejala serangan jantung pada wanita memang tak terlalu terlihat jelas. Sehingga, wanita seringkali telat memeriksakan diri. Padahal, kemungkinan bertahan hidup dapat meningkat 23 persen jika diberikan perawatan tiga jam setelah serangan, dan 50 persen jika tindakan medis diberikan satu jam setelah terjadi serangan.
Ingin anak Anda cerdas? Ini Tip Jitunya
Bila ingin memiliki anak yang cerdas jangan hanya menyuruh mereka duduk di meja belajar dan membaca. Sesekali ajak mereka berolahraga bersama, olahraga berkelompok mungkin akan lebih baik.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik dapat meningkatkan prestasi akademis anak dan remaja.
Seperti dilansir dari Daily Mail, para ilmuwan dari Belanda mengumpulkan data dari 14 penelitian dengan jumlah responden dari 12 hingga 53 ribu anak berusia 6 tahun hingga 18 tahun.
“Menurut hasil penelitian terbaik, kami menemukan bukti kuat adanya hubungan positif aktivitas fisik dengan peningkatan akademis anak,” ujar penulis penelitian Dr Amika Singh dari Universitas Vrije di Amsterdam, pada jurnal Archives of Paediatrics & Adolescent Medicine.
Cihuy! Kopi Tangkal Kanker Kulit
Sebuah studi baru menyebutkan bahwa kopi memiliki efek positif dalam menangkal bentuk kanker kulit paling umum di seluruh dunia. Benarkah?
Berdasarkan penelitian menunjukkan, perempuan yang minum lebih dari tiga cangkir kopi berkafein per hari mengalami risiko 20% lebih rendah terkena karsinoma sel basal (KSB), suatu jenis kanker kulit, jika dibanding mereka yang minum kurang dari secangkir per bulan.
Adapun pria yang minum dalam jumlah yang sama hanya mengalami penurunan risiko sebesar 9%, menurut hasil penelitian yang dipresentasikan di 10th American Association for Cancer Research International Conference on Frontiers in Cancer Prevention Research di Boston.
“Mengingat ada hampir satu juta kasus baru KSB yang didiagnosa setiap tahun di Amerika Serikat, faktor pola makanan sehari-hari dengan efek protektif mungkin memiliki dampak kesehatan masyarakat,” kata peneliti Fengju Song dari Harvard Medical School.
Kenali Alergi Anak Sejak Dini
Usia 0-2 tahun merupakan masa emas pertumbuhan anak. Di masa itu, anak yang mewarisi bakat alergi umumnya mulai menunjukkan gejala. Debu, bulu binatang, serbuk bunga, dan makanan tertentu seperti telur, susu, dan ikan laut biasanya menjadi pemicu.
Asma bronkial atau bengek, alergi pada hidung, biduran, eksim, mata berair karena polusi udara, alergi terhadap makanan tertentu adalah jenis-jenis alergi yang lazim terjadi pada anak.
“Asma bronkial atau biasa disebut dengan bengek terjadi karena penyempitan saluran napas akibat rangsangan dari luar seperti debu, serbuk bunga, udara dingin, atau makanan.” ujar spesialis anak RS Asri dr. Keumala Pringgardini, SpA.
Ini Dia Sisi Keindahan Payudara Wanita Bagi Pria
Dibandingkan bagian tubuh perempuan lainnya, payudara cenderung terlihat paling sederhana. Payudara pada tubuh perempuan merupakan salah satu dari titik rangsang yang ada.
Selain berfungsi sebagai alat untuk menyusui, puting susu dan juga area seputar payudara, seperti areola atau area kecoklatan seputar puting pada payudara perempuan ini memiliki sensitifitas yang tinggi jika distimulasi.
Saat terjadi stimulasi rangsangan, puting susu pada payudara akan cenderung membesar setelah menerima rangsangan. Ini dapat menandakan bahwa seorang perempuan telah cukup mendapat rangsangan.
Empat Kiat Hentikan Kebiasaan Gigit Kuku
Sejumlah orang mengalami refleks saat berada dalam gelisah. Mulai dari menggoyang-goyangkan kaki, mengetuk-ngetukkan jemari ke bidang yang ada di dekatnya, hingga menggigit-gigit kuku.
Penny Donnenfeld, PhD, seorang psikolog klinis di New York City sekaligus juru bicara American Psychological Association, mengatakan, menggigit-gigit kuku merupakan refleks paling sering muncul. Sekitar 30 persen orang dewasa memiliki kebiasaan buruk itu, yang mungkin dibawa sejak kecil.
Kebiasaan itu tak hanya merusak kuku, tapi juga memperburuk kesehatan karena berpotensi menyebarkan bakteri jahat. Karena, cobalah menghentikan kebiasaan buruk tersebut secara perlahan. Berikut beberapa solusi yang mungkin bisa Anda coba, seperti dikutip dari Shine:
Weleh! Kulit kodok bisa jadi obat
Sebuah studi baru menyebutkan bahwa kulit yang berasal dari kodok ternyata bisa menjadi obat. Benarkah?
Para ilmuwan yang tergabung dalam sebuah penelitian dari China menunjukkan bahwa kulit hewan amfibi ini ternyata bisa menjadi antibiotik.
Beberapa jenis kodok berbau, atau dikenal ‘odorous frog’ yang memiliki bau seperti ikan busuk, memiliki kulit yang memproduksi zat antibakteri yang berpotensi untuk melawan resistensi bakteri-antibiotik.
Menurut peneliti Yun Zhang dan rekannya dari Kunming Institute of Zoology, kodok jenis ini hidup di lingkungan yang hangat dan lembab, yang juga menjadi tempat berkembang biaknya bakteri, sehingga mereka memiliki kemampuan untuk melindungi dirinya dari infeksi bakteri.
Sebelum mengumumkan hasil penelitian ini, peneliti telah mengamati 9 jenis katak berbau dan menemukan bahwa katak-katak tersebut dapat memproduksi lebih dari 700 bahan kimia yang dikenal dengan peptida antimikroba spesifik (AMPs), yang bekerja dengan tidak hanya membunuh bakteri, namun juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh katak.
Sumber: Inilah.com
Kredit foto: WordPress.com

















